Definisi Sehat

- 02.18

Definisi Sehat

 
Istilah sehat dalam ke hidup-an sehari-hari Suka dipakai bagi atau bisa juga dikatakan untuk menyatakan bahwasanya sesuatu bisa bekerja secara normal. Bahkan benda mati pun semisal kendaraan bermotor ataupun mesin, andai bisa berfungsi secara normal, maka seringkali oleh pemiliknya dikatakan bahwasanya kendaraannya dalam kondisi sehat. Kebanyakan orang mengatakan sehat andai badannya terasa segar serta nyaman. Bahkan seorang dokterpun akan menyatakan pasiennya sehat manakala pendapat dari hasil pemeriksaan yng dilakukannya memperoleh seluruh tubuh pasien berfungsi secara normal. Namun demikian, pengertian sehat yng sebetulnya tidaklah demikian. Pengertian sehat pendapat dari UU Pokok Kesehatan No. 9 tahun 1960, Bab I Pasal 2 merupakan keadaan yng meliputi kebugaran atau kesehatan badan (jasmani), rohani (mental), serta sosial, dan bukan cuma keadaan bebas dari penyakit, cacat, serta kelemahan. Pengertian sehat yang telah di sebutkan sejalan yang dengannya pengertian sehat pendapat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 1975 menjdai berikut: Sehat merupakan suatu kondisi yng bebas dari segala jenis penyakit, baik fisik, mental, serta sosial.
Batasan kebugaran atau kesehatan yang telah di sebutkan di atas saat ini sudah diperbaharui bila batasan kebugaran atau kesehatan yng terdahulu itu cuma mencakup tiga dimensi ataupun aspek, yaitu: fisik, mental, serta sosial, maka dalam Undang- Undang N0. 23 Tahun 1992, kebugaran atau kesehatan mencakup 4 aspek, yaitu: fisik (badan), mental (jiwa), sosial, serta ekonomi. Batasan kebugaran atau kesehatan yang telah di sebutkan diilhami oleh batasan kebugaran atau kesehatan pendapat dari WHO yng paling baru. Pengertian kebugaran atau kesehatan era ini memanglah lebih luas serta dinamis, dibandingkan yang dengannya batasan sebelumnya. Hal ini berguna bahwasanya kebugaran atau kesehatan seseorang tak cuma diukur dari aspek fisik, mental, serta sosial saja, akan tetapi pun diukur dari produktivitasnya dalam arti memiliki pekerjaan ataupun menghasilkan sesuatu secara ekonomi.
Bagi yng belum memasuki dunia kerja, anak serta remaja, ataupun bagi yng telah tak bekerja (pensiun) ataupun usia lanjut, berlaku arti produktif secara sosial. Misalnya produktif secara sosial-ekonomi bagi siswa sekolah ataupun mahasiswa merupakan mencapai prestasi yng baik, sedang produktif secara sosial-ekonomi bagi usia lanjut ataupun para pensiunan merupakan memiliki kegiatan sosial serta keagamaan yng bermanfat, bukan saja bagi dirinya, akan tetapi pun bagi orang lain ataupun masyarakat.
Keempat dimensi kebugaran atau kesehatan yang telah di sebutkan saling memberi pengaruh dalam mewujudkan tingkat kebugaran atau kesehatan seseorang, kelompok ataupun masyarakat.
Itulah sebabnya, maka kebugaran atau kesehatan bersifat menyeluruh memiliki kandungan keempat aspek. Perwujudan dari masing-masing aspek yang telah di sebutkan dalam kebugaran atau kesehatan seseorang antara lain menjdai berikut:
1. Kesehatan fisik terwujud andaikan sesorang tak terasa serta mengeluh sakit ataupun tak adanya keluhan serta memanglah secara objektif tak tampak sakit. Semua organ tubuh berfungsi normal ataupun tak mengalami gangguan.
2. Kesehatan mental (jiwa) mencakup 3 komponen, yaitu pikiran, emosional, serta spiritual.
• Pikiran sehat tercermin dari cara berpikir ataupun jalan pikiran.
• Emosional sehat tercermin dari kemampuan seseorang bagi atau bisa juga dikatakan untuk mengekspresikan emosinya, misalnya takut, gembira, kuatir, sedih serta sebagainya.
• Spiritual sehat tercermin dari cara seseorang dalam mengekspresikan rasa syukur, kebanggaan, kepercayaan serta sebagainya terhadap sesuatu di luar alam fana ini, yaitu Tuhan Yang Maha Kuasa (Allah SWT dalam agama Islam). Misalnya sehat spiritual bisa dilihat dari praktik keagamaan seseorang.
Dengan perkataan lain, sehat spiritual merupakan keadaan dimana seseorang menjalankan ibadah serta seluruh aturan-aturan agama yng dianutnya.
3. Kesehatan sosial terwujud andaikan seseorang mampu berhubungan yang dengannya orang lain ataupun kelompok lain secara baik, tanpa membedakan ras, suku, agama ataupun kepercayan, status sosial, ekonomi, politik, serta sebagainya, dan saling toleran serta menghargai.
4. Kesehatan dari aspek ekonomi terlihat bila seseorang (dewasa) produktif, dalam arti memiliki kegiatan yng menghasilkan sesuatu yng bisa menyokong terhadap hidupnya sendiri ataupun keluarganya secara finansial. Bagi orang-orang yng belum dewasa (siswa ataupun mahasiswa) serta usia lanjut (pensiunan), yang dengannya sendirinya batasan ini tak berlaku. Oleh karena itu, bagi kelompok yang telah di sebutkan, yng berlaku merupakan produktif secara sosial, yaitu memiliki kegiatan yng bermanfaat bagi ke hidup-an orang-orang kelak, misalnya berprestasi bagi siswa ataupun mahasiswa, serta kegiatan sosial, keagamaan, ataupun pelayanan kemasyarakatan lain-lainnya bagi usia lanjut.


Source Article and Picture : http://definisimu.blogspot.com/2012/12/definisi-sehat.html

Seputar Definisi Sehat

Advertisement
 

Cari Artikel Selain Definisi Sehat